Outline atau Kerangka Karangan adalah salah satu metode dalam pembuatan karangan yang mana topik nya dipecah kedalam sub-sub topic dan munggkin dipecah lagi kedalam sub-sub topic yang lebih terperinci sehingga penulisannya disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur, dan teratur. Manfaat kerangka karangan adalah :

  • Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
  • Untuk menyusun karangan secara teratur.
  • Adanya keselarasan dalam pola bahasa antar kalimat.
  • Memudahkan penulis menciptakan klimaks yang berbeda-beda.
  • Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih.
  • Memudahkan penulis mencari materi pembantu.
  • Dengan mempergunakan rincian-rincian dalam kerangka karangan penulis akan dengan mudah mencari data-data atau fakta-fakta untuk memperjelas atau membuktikan pendapatnya.

Dalam kerangka karangan, terdapat pola susunan yang terbagi menjadi 2, yaitu :

  1. Alamiah

Susunan atau pola alamiah adalah suatu urutan unit-unit kerangka karangan sesuai dengan keadaan nyata di alam. Susunan alamiah dapat dibagi lagi menjadi tiga bagian utama, yaitu berdasarkan urutan ruang, urutan waktu, dan urutan topik yang ada.

  1. Logis

Pola susunan yang sesuai dengan :

  • Sebab – Akibat
  • Klimaks – Anti Klimaks
  • Umum – Khusus
  • Suatu Proses

Macam-macam kerangka karangan adalah :

  1. Berdasarkan sifat rinciannya, terdiri dari :
  • Kerangka karangan Non-formal
  • Kerangka karangan Formal
  1. Berdasarkan perumusan teksnya
  • Kalimat
  • Topik
  • Gabungan antara kalimat dan topik