Eksistensi pasar tradisional dimata Pemerintah

Keberadaan pasar, khususnya yang tradisional, merupakan salah satu indikator paling nyata kegiatan ekonomi masyarakat di suatu wilayah. Pemerintah harus concern terhadap keberadaan pasar tradisional sebagai salah satu sarana publik yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Perkembangan jaman dan perubahan gaya hidup yang dipromosikan begitu hebat oleh berbagai media telah membuat eksistensi pasar tradisional menjadi sedikit terusik. Namun demikian, pasar tradisional ternyata masih mampu untuk bertahan dan bersaing di tengah serbuan pasar modern dalam berbagai bentuknya. Kenyataan ini dipengaruhi oleh beberapa sebab. di pasar tradisional masih terjadi proses tawar-menawar harga, sedangkan di pasar modern harga sudah pasti ditandai dengan label harga. Dalam proses tawar-menawar terjalin kedekatan personal dan emosional antara penjual dan pembeli yang tidak mungkin didapatkan ketika berbelanja di pasar modern. pasar tradisional sebagai pusat kegiatan ekonomi masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas, upaya untuk mengeksistensikan pasar tradisional yaitu dengan cara pemerintah lebih memperhatikan lagi sarana dan prasarana untuk pasar tradisional, sehingga anggapan pasar tradisional sebagai pasar yang becek, bau, kumuh, panas dan lain sebagainya bisa sedikit hilang. Pemerintah seharusnya serius dalam menata dan mempertahankan eksistensi pasar tradisional. Pemerintah memiliki hak untuk mengatur keberadaan pasar tradisional dan pasar modern. Tetapi aturannya tidak boleh diskriminatif, dan seharusnya justru tidak membuat dunia usaha mandek. Pedagang kecil, menengah, besar mempunyai kesempatan yang sama dalam kegiatan usaha perdagangan.