Antara pasar tradisional dan pasar modern

Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Sedangkan Pasar modern adalah pasar yang penjual dan pembeli tidak bertransaksi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga. Permasalahannya saat ini pasar modern mulai mendominasi pasar tradisional sehingga keberadaan pasar tradisional semakin tersingkirkan. Di sisi lain, makin lama barang – barang yang diperjualbelikan di pasar modern dan pasar tradisional pun hampir mirip. Bahkan harganya pun cenderung bersaing dengan pedagang di pasar tradisional dan bahkan pada beberapa kasus harga di pasar modern jauh lebih murah. Jelas ini membuat alasan masyarakat lebih memilih pasar modern karena faktor kenyamanannya dibandingkan dengan pasar tradisional. Ini menimbulkan kebingungan pihak-pihak pemerintah dalam menanggulangi permasalahan yang ada, antara pasar tradisional dan pasar modern. Mungkin yang saat ini terlihat pasar tradisional dan pasar modern sangat berjalan masing-masing dengan kepercayaan pasar tradisional yang beranggapan bahwa “masih ada orang-orang yang tertarik dan memilih pasar tradisional daripada pasar modern yang semakin hari semakin berkembang keberadaannya”. Itulah sisi kehidupan Negara kita saat ini.