Kaitan hukum permintaan dan penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Permintaan bertindak sebagai pembeli sedangkan penawaran bertindak sebagai penjual. Misalnya, dalam kegiatan jual beli dipasar H ada sebuah toke yang menjual suatu produk atau barang dagangannya seperti baju tidur dengan harga Rp 35.000 per 1 stel baju, sedangkan Rp 100.000 per 3 stel baju, jika dihitung secara keseluruhan dari 1 stel baju ke 3 stel baju berarti menghemat Rp 5.000. Semakin pembeli mengambil bnyak baju, harga semakin menurun, sebaliknya jika seorang pembeli hanya mengambil per satuan barang, harga tetap atau tidak ada pengurangan sedikitpun. Ketika telah ditetapkan dengan harga penawaran seperti itu, biasanya penjual dan pembeli masih terlibat kegiatan tawar-menawar dengan tujuan sama-sama memperoleh keuntungan atau laba yang sebesar-besarnya, paling tidak kembali modal. Pembeli biasanya akan tergiur dengan penawaran yang signifikan. Kemudian penjual menawarkan kepada pembeli, jika pembeli membeli barangnya sebanyak 6 barang atau 6 buah baju, maka pembeli mendapat bonus 2 baju dengan demikian pembeli akan mengantongi 8 buah baju hanya dengan harga Rp 200.000. faktor-faktor yang menyebabkan adanya tingkat penawaran yaitu :

  • Biaya produksinya
  • Tujuan penjual/penawar
  • Pajak
  • Ketersediaan barang sebagai pelengkap proses jual beli
  • Prediksi harga