“ Katakanlah! Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, keluarga, harta benda yang kamu timbun, bisnis yang kamu khawatirkan kebangkrutannya, dan tempat-tempat hunian yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai daripada Alla Swt, Rasul-Nya, dan jihad di jalan-Nya, maka tunggulah kedatangan azab dari Allah Swt…..” (QS At-Taubah (9) :24)

Rasanya mustahil ada orang yang tidak tahu tentang cinta, terlepas dari dia pernah merasakannya atau belum. Hal ini karena didalam diri setiap manusia ada fitrah cinta untuk ditebarkan kepada orang yang akan dicintainya. Rasa cinta berawal dari rasa kekaguman terhadap lawan jenis yang menimbulkan rasa cinta. Ketika orang sedang jatuh cinta banyak pendefinisian tentang cinta itu sendiri, sehingga hal ini membuktikan kalau cinta memiliki rahasia tersendiri bagi setiap orang. Cinta bahasa arabnya yaitu al-hubb berasal dari hababa asnan yang memiliki arti gigi yang putih, bersih dan kemilau. Sehingga cinta diartikan sesuatu yang dapat membuat hidup menjadi lebih bergairah.

Rasululluh Saw bersabda “ seseorang itu akan selalu bersama dengan pihak yang dicintainya “. Tanpa disadari, cinta dalam praktiknya sangatlah beragam. Hal ini terjadi karena keberadaan orang ketika memahami dan memaknai cinta yang beragam. Ada orang yang mengabdikan sepenuhnya untuk cinta. Baginya, cinta adalah segala-galanya tiap hari tidak ada kerjaan. Pikirannya hanya terpaku pada cinta. Ada juga orang yang membagi setengah hidupnya untuk cinta dan setengah lagi untuk hal lain. Bahkan ada juga orang yang tidak memiliki sama sekali perasaan cinta, baik kepada sesama, lawan jenis maupun makhluk lainnya. Berbagai pendefinisian tentang cinta, alamatkanlah cintamu semata-mata hanya untuk bersaman-Nya…..

“ Sesungguhnya kepada orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, Allah akan menganugerahkan cinta-Nya bagi mereka “. (QS Maryam (19):96)