Manajemen Strategis di “Lingkungan”

Proses perencanaan pengambilan keputusan disuatu organisasi maupun suatu perusahaan lebih menekankan dengan menggunakan fungsi manajemen strategis, alasan utamanya yaitu karena fungsi manajemen strategis yang bersifat sistematis dan berkesinambungan. Sehingga cara ini yang banyak digunakan dalam menyelesaikan sebuah permasalah atau dalam menangani pembentukan sebuah sistem. Perkembangn ini terlihat dari faktor lingkungan dimana visi dan misi suatu organisasi atau perusahaan menimbulkan adanya hubungan atau keterkaitan yang dapat memberikan suatu indikasi atau dampak yang memungkinkan sehingga pemikiran strategi ini muncul. Dalam lingkungan organisasi, cenderung memiliki tingkat turbulensi yang tinggi sehingga arahnya tidak jelas dan perencanan strategis memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dan sebagai gantinya manajemen di tuntut untuk memiliki skenario lagi guna mengantisipasi dampak ini agar tidak semakin meluas. Perkembangan manajemen strategis sendiri pun tidak terpaku hanya dengan manajemen keuangan, tetapi manajemen strategis menjadi tolak ukur dalam :

  • Anggaran dan keuangan
  • Perencanaan jangka panjang dan pendek
  • Perencanaan dan manajemen strategis itu sendiri.

Fungsi manajemen itu sendiri terkait dengan pelaksanaan pengawasan struktur organisasi , sistem imbalan/kompensasi, informasi dan komunikasi. Perencanaan Strategik merupakan kebutuhan nyata untuk mengatasi persoalan organisasi yang dihadapi saat ini. Dengan demikian, manajemen strategik memiliki kemungkinan untuk berubah dan diubah, bahkan dengan intensitas yang cukup sering berdasarkan kebutuhan dan perkembangan lingkungan strategik, oleh sebab itu pola manajemen strategik di lingkungan masih dapat mengindikasikan proses model ke dua (masa sesudah perang dunia kedua), walaupun dimodifikasi seperti pada model ketiga perlu juga menyesuaikan dengan perencanaan strategik dan laporan akuntabilitas instansi perusahaan atau organisasi yang telah berorientasi pada model manajemen modern. Dengan demikian perencanaan yang disusun harus dalam bentuk yang sederhana dan singkat tetapi padat.