Organisasi individualis ??? g gampang ia nyatuin visi misi, ego atau pendapat di suatu organisasi. butuh kerjasama pluz sistem yang bwneer” manteep, contoh kecilnya aja seorang pegawai disuatu perusahaan harus bisa memahami dan mengenal watak dari karyawan, manager, serta direksi perusahaan tersebut. dalam suatu buku tentang etiket, ada seorang sekertaris perusahaan yang mengeluhkan tentang kebiasaan-kebiasaan atasannya yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi, misalnya mereka tidak mau tersaingi oleh para karyawan yang lebih muda di bawah mereka, ini terbukti dengan mereka tidak segan-segan menjalin hubungan dengan wanita lain untuk dijadikan “peliharaan”  atau “simpanan”.  apa saja yang menjadi tugas anda sebagai seorang sekretaris ? seandainya anda disebut sebagai seorang sekretaris pribadi, apakah didalam tugas anda termasuk juga melibatkan diri dalam masalah cinta dengan kehidupan pekerjaan ? sikap-sikap ini yang membuat timbulnya dalam organisasi tersebut perasaan ingin memonopoli, timbulnya kecenderungan kecemburuan sosial di kalangan karyawan lain, sehingga terbentuk apatisme dalam menjalankan misi-misi dan visi-visi serta tujuan yang disepakati organisasi tersebut oleh para karyawannya. Sehingga timbulnya perpecahan atau individualisme dalam organisasi dan terkesan membuat oraganisasi dalam organisasi, seperti membuat kolam dalam kolam, atau mengkambing hitamkan organisasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok.