http://rumahmp4.com/nrpalwkeg1jn/Wildlife_In_HD__Windows_7_Sample_Video_.mp4.html

IT Forensik

IT Forensik adalah cabang dari ilmu komputer tetapi menjurus ke bagian forensik yaitu berkaitan dengan bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital. Komputer forensik juga dikenal sebagai Digital Forensik yang terdiri dari aplikasi dari ilmu pengetahuan kepada indetifikasi, koleksi, analisa, dan pengujian dari bukti digital.

IT Forensik adalah penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara barang bukti tindakan kriminal. IT forensik dapat menjelaskan keadaan artefak digital terkini. Artefak Digital dapat mencakup sistem komputer, media penyimpanan (seperti hard disk atau CD-ROM, dokumen elektronik (misalnya pesan email atau gambar JPEG) atau bahkan paket-paket yang secara berurutan bergerak melalui jaringan. Bidang IT Forensik juga memiliki cabang-cabang di dalamnya seperti firewall forensik, forensik jaringan , database forensik, dan forensik perangkat mobile. Read more…

auditor

Auditor adalah seseorang yang menyatakan pendapat atas kewajarandalam semua hal yang material, posisi keuangan hasil usaha dan arus kas yangsesuai dengan prinsip akuntansi berlaku umum di Indonesia (Arens, 1995).Ditinjau dari sudut profesi akuntan publik, auditor adalah pemeriksaan (examination) secara objektif atas laporan keuangan suatu perusahaan atauorganisasi lain dengan tujuan untuk menentukan apakah laporan keuangantrsebut menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisikeuangan dan hasil usaha perusahaan atau organisasi tersebut (Mulyadi,2002).

Prosedur auditor  :

  1. Tahapan Perencanaan. Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien.
  2. Mengidentifikasikan resiko dan kendali. Tahap ini untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik.
  3. Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi, dan review dokumentasi.
  4. Mendokumentasikan dan mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan audit.
  5. Menyusun laporan. Hal ini mencakup tujuan pemeriksaan, sifat, dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan.

 

Spesifikasi auditor dalam suatu perusahaan :

1. Berada dibawah Dewan Komisaris.

Dalam hal ini star internal auditing bertanggung jawab pada Dewan  Komisaris. lni disebabkan karena bentuk perusahaan membutuhkan pertanggung jawaban yang lebih besar, termasuk direktur utama dapat diteliti oleh internal auditor. Dalam cara ini, bagain pemeriksa intern sebenarnya merupakan alat pengendali terhadap performance manajemen yang dimonitor oleh komisiaris 5 perusahaan. Dengan demikian bagian pemeriksa intern mempunyai kedudukan yang kuat dalam organisasi.

2. Berada dibawah Direktur Utama.

Menurut sistem ini star internal auditor bertanggung jawab pada direktur utama. Sistem ini biasanya jarang dipakai mengingat direktur utama terlalu sibuk dengan tugas-tugas yang berat. Jadi kemungkinan tidak sempat untuk mempelajari laporan yang dibuat internal auditor.

3. Berada dibawah Kepala Bagian Keuangan.

Menurut sistem ini kedudukan internal auditor dalam struktur organisasi perusahaan berada dibawah koordinasi kepala bagian keuangan. Bagian Internal auditor bertanggung jawab sepenuhnya kepada kepala keuangan atau ada yang menyebutnya sebagai Controller. Tapi perlu juga diketahui bahwa biasanya kepala bagian keuangan tersebut bertanggung jawab juga pada persoalan keuangan dan akuntansi.

 

sumber : freezcha.wordpress.com

id.wikipedia.org

http://www.scribd.com/doc/67831366/7/A-Pengertian-Auditor

Cyber Crime

Kejahatan dunia maya (Inggris: cybercrime) adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi, dan lain-lain. Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi.

Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai alat adalah spamming dan kejahatan terhadap hak cipta dan kekayaan intelektual. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai sasarannya adalah akses ilegal (mengelabui kontrol akses), malware dan seragam DoS. Contoh kejahatan dunia maya di mana komputer sebagai tempatnya adalah penipuan identitas. Sedangkan contoh kejahatan tradisional dengan komputer sebagai alatnya adalah pornografi anak dan judi online. Beberapa situs-situs penipuan berkedok judi online seperti http://www.fastbet99.com dan salah satu grupnya http://www.agent1388bet.com termasuk dalam sebuah situs yang merupakan situs kejahatan di dunia maya yang berhasil dibongkar Aparat Subdit Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya (28/12/2011).

Undang-Undang Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Namun, masyarakat lebih mengenal nama Undang-Undang cyber crime, atau undang-undang tentang kejahatan di dunia maya. Dengan-undang ini, di harapkan mampu membawa efek jera bagi para pelakunya, karena Indonesia selama ini di kenal sebagai salah satu negara pembobol kartu kredit terbesar di dunia serta tingkat pembajakan software tertinggi. Selain ancaman hukuman penjara, undang-undang cyber crime juga mengenakan sanksi denda dengan nominal cukup tinggi. Berikut ini beberapa pasalnya:

Pidana 1 tahun dan denda Rp 1 miliar

Pasal 26: Setiap orang dilarang menyebarkan informasi elektronik yang memiliki muatan pornografi, pornoaksi, perjudian, dan atau tindak kekerasan melalui komputer atau sistem elektronik.

Pidana empat tahun penjara dan denda Rp 1 miliar

Pasal 27 (1): Setiap orang dilarang menggunakan dan atau mengakses komputer dan atau sistem elektronik dengan cara apapun tanpa hak, untuk memperoleh, mengubah, merusak, atau menghilangkan informasi dalam komputer dan atau sistem elektronik.

Pidana enam bulan dan denda Rp 100 juta

Pasal 22: (1) Penyelenggara agen elektronik tertentu wajib menyediakan fitur pada agen elektronik yang dioperasikannya yang memungkinkan penggunanya melakukan perubahan informasi yang masih dalam proses transaksi.

Pasal 25: Penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data tentang hak pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan dari orang yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan

Pidana enam bulan atau denda Rp 100 juta

Pasal 23 (2): Pemilikan dan penggunaan nama domain sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib didasarkan pada itikad baik, tidak melanggar prinsip persaingan usaha secara sehat, dan tidak melanggar hak orang lain. (Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dituntut atas pengaduan dari orang yang terkena tindak pidana)

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kejahatan_dunia_maya

http://www.berita86.com/2009/04/undang-undang-cyber-crime.html

GIS Tugas 2

  1. Cara mengkonversi koordinat dan lokasi dari suatu koordinat

Berikut cara untuk melakukan konversi koordinat dan lokasi dari suatu Koordinat, Latitude: (eg 44° 37′ 54.010″) atau Latitude: (eg 44.63166955) atau Latitude: (eg 44° 37.900173), Longitude: (eg 110° 29′ 49.815″) atau Longitude: (eg -110.49717093) atau Longitude: (eg -110° 29.830256), Easting(eg. 539884) dan Northing (eg. 4942158) dalam bentuk Universal Transverse Mercator (UTM). Format konversi bisa terdiri dari Degree, Minute, Second atau Degree Decimal atau Minute, Decimal.

Dengan demikian kita dapat mengetahui posisi suatu tempat yang akan kita cari sesuai Lintang Utara dan Lintang Selatan sebelah utara khatulistiwa Indonesia. Dalam istilah Bahasa Inggris Latitude (North, South) dan Longitude (East, West).

 

Dengan memanfaatkan situs Montana kita bisa melakukan konversi koordinat seperti contoh dibawah ini :

1. Buka situs Montana maka akan tampil seperti gambar dibawah ini

 Gambar

 

2. Kemudian masukkan koordinat tempat tinggal saya (silahkan baca di Menentukan koordinat lokasi tempat kita tinggal) pada Latitude dan Longitude kemudian klik Convert DD, maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.

 Gambar

 

3. Dengan korrdinat Latitude : -6.368348 dan Longitude : 106.834616 kemudian dilakukan konversi bisa mendapatkan informasi lebih jelas. Dari nilai koordinat tersebut dapat diketahui Latitude : -6.368348 terletak pada Bujur Selatan dan Longitude : 106.834616 terletak pada bujur Timur. Informasi lainnya seperti zone 48 UTM merupakan pengelompokan zone terhadap suatu negara.

 

4. Kita dapat menentukan koordinat yang lain seperti :

a. Latitude : -6.588281 dan Longitude : 106.799165, daerah Jalan Sempur Kaler, Bogor

b. Latitude : -6.191115 dan Longitude : 106.835983, daerah Jl RP Soeroso Gondangdia

c. Latitude : 2.250245 dan Longitude : 98.985329, daerah Siborong-Borong, Sumatera Utara

d. Latitude : 1.393066 dan Longitude : 99.270287, daerah Padang Sidempuan, Sumatera Utara

e. Latitude : 2.391578 dan Longitude : 98.72818, daerah Danau Toba, Sumatera Utara

 

 

  1. Install software Arcview dan Arcgis
  • Software Arcview
  • Cari file installer ArcView 3.x (setup.exe)
  • Klik kanan pada file setup.exe

 Gambar

  • Pilih tab COMPATIBILITY
  • Centang ‘Run this program in compatibility mode for:’
  • Tentukan pada DROP-DOWN mode kompatibilitas yang diinginkan, misalnya Windows XP (Service Pack 3)

 Gambar

  • Jika perlu, centang juga tanda RUN THIS PROGRAM AS AN ADMINISTRATOR
  • Klik OK untuk keluar jendela Properti
  • SELESAI

 

  • Software Arcgis

Pertama – tama buka situs dibawah ini:

http://www.esri.com/software/arcgis/explorer/index.html

 Kemudian klik Download ArcGIS Explorer

 Gambar

  Jika program telah terdownload, jalankan program dengan mengklik run seperti pada tampilan dibawah ini:

  Gambar

Gambar

 Pada tampilan diatas klik Next

 Gambar

 Pilih I accept the license agreement dan Next.

 Gambar

Pada tampilan diatas dan dibawah ini klik Next kembali.

 GambarGambar

 Tunggu sampai proses updating system selesai.

Gambar

Program selesai terinstall dan klik Finish.

  1. Review tentang software GIS
  • Berbayar
  1. Software ILWIS

kelebihan dari ILWIS adalah lebih baik digunakan untuk pemanfaatan analisa ketinggian,kontur, arah aliran material dan fungsi pendukung analisis hidrologi dan DAS.

kekurangannya adalah operasional penggunaan software yang lebih rumit disbanding software GIS berbayar lainnya, serta menuntut proses yang harus berurut sesuai dengan teori dan prinsip GIS / RS. 

 

 Bagi pengguna QGIS, tidak perlu khawatir, karena di QGIS ada tool yang serupa bernama f-tools. Jika anda menginstall QGIS terbaru dan atau terhubung ke internet, tool ini akan secara otomatis ada di dalam QGIS.

 

  • Opensource
  1. Desktop GIS

Desktop GIS merupakan aplikasi Sistem Informasi Geografis yang bersifat standalone, yang maksudnya hanya bisa dijalankan pada sebuah PC (Personal komputer). Sifatnya yang standalone ini membuat Desktop GIS tidak bisa diakses oleh orang lain tanpa terlebih dahulu melakukan proses instalasi aplikasinya di PC. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa aplikasi ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang ditawarkan dari Desktop GIS adalah kemampuannya dalam melakukan analisis dan pengolahan data, sedangkan kelemahannya adalah terbatasnya tingkat aksessibilitas dalam distribusi informasinya.

AccuGlobe 
(additional functionality available for purchase)
Platform: Windows
Last update: 2007
• Real-time projection (both vector and raster)
• Support for ECW raster layers
• Support for JPEG 2000 layers
• Support for PNG layers
• Legend grouping – will support groups within groups
• Dynamically show and hide whole or partial themes via legend
• Edit multiple layers at the same time
• No longer restricted to editing a single feature
• Can modify attribute information in either identification window and attribute table
• Incorporates a structure editor
• Supports Undo/Redo
• Can update X,Y attribute columns for point layers
• Copy & Paste multiple attributes
• Can dynamically add/remove fields while in edit mode
• Sorting in attribute table
• Reorder attribute column names
• No longer restricted to a single attribute table
• Enhanced calculation capabilities
• Enhanced statistical evaluation
• Multiple map support
• Hotspots
• Dockable components
• Identification window shows differences between current and previously identified feature
• Attribute data types are differentiated in attribute table & identification window
• Built in script capability
• Built in vector layer checker
• Spatial index supports null geometries
• Anti-alias support
• Cropping of features to ensure that labels are visible when zoomed in
• Managed spatial and attribute indexes
• Enhanced database relates
• Spatial Relate
• Merge multiple layers into one
• Halo effect for label themes
• Integrate remote data with Web Mapping Service (WMS)

DIVA
Platform: Windows
Last update: 2006? Updates unlikely
Feature list:
• Grid manipulation (calculator, aggregate, neighborhoods)
• Point to grid/polygon/point analysis
• Projection of lat/lon data
• Analysis of molecular data
• Export/import of grid and shapefile data
• Spatial autocorrelation
• Histograms and scattergrams of gridfiles
• Visualization of satellite images
• Multiple regression with grids
• Import data from GPS (as points, lines, or polygons)
• Climate envelope modeling
• Prediction of crop adaptation (Ecocrop)
• Draw Shapefiles
• Polygons to grid transformation
• … and even more
DIVA (uDIG)
Platform: Windows,Linux
Last update: 2007
Forestry GIS (fGIS)
Platform: Windows
Last update: 2005; further updates unlikely
• Open and view geo-referenced raster images including digital orthophotos and topographic maps in MrSID®, ECW, BIL, ADF, JPG, TIFF, GeoTIFF, BMP, IMG, JPEG2000, PNG and SDTS file formats.
• Open and view vector data in ESRI® shapefile (SHP) and e00 files, AutoCAD DXF™, MapInfo® MIF, Microstation® DGN, DLG-O, TIGER2000/line, GML/XML, SDTS and TatukGIS SQL (ttkls) file formats. An advanced R-Tree index system allows easy viewing of large (100+ MB) data files.
• Create and edit point, line and area shapefile objects and their associated data attribute tables. fGIS also edits and writes MIF, DXF, DLG & GML vector layers.
• Buffer point, line or area objects at any designated radius or width.
• Generate Cruise Points. Select an area object and fill it with either a random or ordered grid.
• Design maps with pre-defined layer symbology, or use advanced layer properties to define your own.
• Copy and paste shapefile objects from one layer to another.
• Designate the direction and distance of the next leg of a line or polygon with the COGO-like Traverse Tool. Directions can be entered in decimal degrees or degrees-minutes-seconds (handy for plotting deeds or laying out a field data collection route).
• Split a polygon or line (including GPS tracks) into separate units by drawing a line with the Split Shapes Tool.
• Clip Shapefiles to the boundaries of a polygon layer.
• Merge multiple shapefiles into a new one.
• Customize map properties including line width and color, area fills, label fonts and positions, image transparency, thematic rendering of data and more.
• Measure areas and distances. fGIS reports distances and areas in English units (feet, miles and acres) and metric units. Area and perimeter measurement fields can be added to data tables and updated automatically.
• Display data at user-specified scales.
• View maps in 3D.
• Map live GPS positions from any connected GPS unit with NMEA output (beta).
• Extract geo-referenced images of selected portions of a screen display.
• Export part of a vector layer and save it as a new file.
• Manage large data sets organized in dBase tables with the “Load Library Layer” utility.
• Join dBase and Access tables to shapefile attribute tables.
• Create point shapefiles from comma delimited text files with x|y coordinates.
• Convert Geographic WGS84 coordinate shapefiles to and from worldwide UTM zones and Wisconsin Transverse Mercator.
• Print the map with three flexible output options. The Simple Print command will add a map title, subtitle, footer and the scale to the page. The Send Map to Word command will send an image of the view at a user specified resolution and scale to Microsoft® Word. A third option through the Export Image tool will send the map to a technical illustration/page layout module called Diagram Designer. You can add headers, legends, annotations and non-spatial symbols from template palettes in the Diagram Designer module.
• Save WMF files for use in publishing programs.
GRASS, JGrass 
Platform: Windows (Cygwin and native), Linux, Macintosh
Last update: 2008
GRASS sebenarnya adalah program GIS Open Source yang powerful, namun Graphic User Interface-nya tidak menarik, masih menggunakan command-line; hampir seluruh proses menggunakan data grid, walaupun juga memiliki kemampuan untuk mengolah data. JGrass sendiri adalah multi-platform Java-based version dari GRASS, saat ini hanya fokus pada penggunaan untuk analisis hidrologi dan geomorfologi.
gvSIG
Platform: Windows, Linux, Macintosh
Last update: 2008
Menggunaakan JUMP Platform sebagai sourcenya. Memiliki kemampuan vector editing layaknya ArcView GIS 3.x. Saya sendiri berencana membuat modul gvSIG yang sedianya akan bisa di unduh gratis di blog ini. Doakan saya ada waktu dan tenaga ya…
HidroSIG
Platform: Windows, Linux
Last update: 2004?
A GIS for “estimation and analysis of hydrological, climatic and geomorphological variables”.
HYDROLOGY AND MAPS VISUALIZATION
• Display of maps in raster and vectorial formats.
• Tools of processing and analysis of Digital Terrain Models (DTM).
• Automatic extraction of drainage networks and river basins.
• Tools for geomorphological analysis of river networks.
• Topologic and Geometric Width Function of river networks.
• Horton Analysis of river networks.
• Generalized Horton Analysis (Simple scaling of network properties).
• Network links analysis (Length, area, slope, etc) including xy-plots for link properties (e.g. Hack’s Law).
• Rainfall- Runoff Model : Distributed Hydrological tank model that works with rainfall time series, for making estimations of discharge in any point of the basin.
• Land-stability model : Works in conjunction with the rainfall-runoff model. It computes security factors in the hillslope, after a storm event.
• Water quality model : Computes pollution transport along a river network ( One Dimensional Transport Equation) .
• Hydrological balances, estimation of maximum discharges and minimum discharges in river basins from maps of climatic variables.
• Erosion in river basins.
• Extraction of terrain and river profiles.
• HidroSIG is able to store time series of any variable in a MySQL database.(e.g. Climatic stations)
• For the study of the statistical properties time series, HidroSIG has a module called ANSET that makes Homogeneity tests for time series. It also detects outliers by different methods..
• Search for information of hydro climatic stations using SQL queries .Display of information of hydro climatic stations.
• Map´s histograms.
• Modification of raster maps.
• Tools for creation of vectorial files.
• Conversion from vectorial maps to raster maps.
• Three-dimensional display of maps.
• Map´s calculator.
• Interpolation of raster maps.
IMPORT AND EXPORT
• Import of raster maps from formats:
– Arcview ASCII
– Nasa SRTM
– Idrisi (r)
– Surfer GRID (Ascii)
• Import of vectorial maps in AutoCAD DXF format .
• Import of vectorial maps ESRI Shapefile format.
• Export of raster maps in format ArcView ASCII.
REMOTE SENSING AND IMAGE PROCESSING
• Module of remote sensors for classification of Landsat and spot images.
OTHERS
• Architecture Client/server of the Information.
• Connection to a remote database.
• Customized Colors palette.
• Multilanguage (Spanish/English).
• 100% made in JAVA.

Teigha Viewer adalah free software untuk menampilkan CAD file sekaligus sebagai converterke versi CAD lainnya yang bisa digunakan pada sistem operasi Linux, Mac dan Windows.

Teigha Viewer cocok untuk Anda yang bekerja dengan CAD file hanya untuk melihat data tanpa melakukan editing yang kompleks. Atau untuk Anda yang ingin membuka CAD file untuk di konversikan ke format dan versi yang lain.

Dengan Teigha Viewer Anda bisa membuka CAD file dengan format DGN, DWG serta DXF. Fitur konversinya, memungkinkan pengguna untuk menyimpan dengan beragam format tersebut mulai dari versi R9 dan R12 sampai 2010.

 

 

 

 

 

Etika dan Profesionalisme

Etika dan Professionalisme

 

Etika berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.

 

  • Pengertian Etika

 

Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Perkataan etika atau lazim juga disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik, seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini :

–          Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku

menurut ukuran dan nilai yang baik.

–          Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari seg baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

–          Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya prilaku manusia :

 

1. ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.

2. ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

 

  • Pengertian Profesionalisme

 

PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

PROFESIONAL, adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

 

 

 

  • Norma yang berlaku dalam etika dan professionalisme

 

Kode etik yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja. Kode etika dan profesionalisme adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari. Kode etik yang ada dalam masyarakat Indonesia cukup banyak dan bervariasi. Umumnya pemilik kode etik adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat nasional, misalnya Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), kode etik Ikatan Penasehat HUKUM Indonesia. Dengan demikian kode etik profesi adalah sistem norma atau aturan yang ditulis secara jelas dan tegas serta terperinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang benar dan apa yang salah dan perbuatan apa yang dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang professional.

 

sumber : R.Rizal Isnanto, ST, MM, MT, Buku Ajar Etika dan Profesionalisme, Pustaka, Malang, 2009.

Rumah Fauzia

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Nama    :    Fauzia Rahmah

NPM      :   11108783

Kelas    :    4KA02

 Gambar

 

Gambar